• XAMTHONE HEALTHLY DRINK
  • XAMTHONE MINUMAN KESEHATAN ALAMI
  • XAMTHONE FOR YOUR LIFE
Kami adalah Pusat Penjualan Secara Online XAMthone Plus - Minuman Super Antioksidan - Kulit Buah manggis ... Siap Melayani Anda Dengan Sepenuh hati... Cepat Aman dan Terpercaya....

Obat Herbal Penyakit kanker Darah Leukimia

Pernahkah Anda mendengar Penyakit Leukimia ( Kanker darah )…????

Sebelumnya saya membuka sedikit, Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda tentang bagaiman melakukan cara menghindari kanker darah, pilihan pengobatan secara medis yang tersedia, mengetahui gejala-gejala kanker darah, dan mengapa Obat Herbal XAMthone Plus   adalah pilihan tepat sebagai obat kanker darah.

Ok Kita Mulai sekarang….!!!! Siap.

Penyakit Leukemia (kanker darah) adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang (bone marrow).

Kanker darah (Leukemia) merupakan neoplasma ganas sel darah putih (Leukosit) yang ditandai dengan bertambah banyaknya sel darah putih abnormal dalam aliran darah. Sel-sel tersebut tersebut berinfiltrasi secara progresif ke dalam jaringan tubuh, terutama pada sumsum tulang.

Akibatnya, sumsum tulang rusak dan kehilangan fungsinya untuk membuat sel darah merah dan sel darah putih normal serta platelets. Sebagai akibat kekurangan sel darah merah, maka akan terjadi anemia.

Jika kekurangan sel darah putih yang normal, maka dapat mengakibatkan penurunan sistem kekebalan tubuh.  Selain itu, kurangnya produksi platelets dapat mengakibatkan pendarahan yang parah. Hhmmm.. sangat mengeikan…

Pada kasus Sakit Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi.

Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti:  mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.


Klasifikasi dan Gejala-Gejala Leukemia


Pada dasarnya, ada 4 tipe leukemia yaitu leukemia limfositik akut, leukemia limfositik kronis, leukemia mielositik akut, dan leukemia mielositik kronis. Leukemia pada tahap kronis dapat berlanjut pada tahap akut. Pada tahap akut, biasanya pasien tidak akan bertahan lama dan dapat meninggal dalam hitungan minggu bahkan hari. Sedangkan pada tahap kronis, pasien memiliki harapan hidup yang lebih lama (bisa mencapai 1 tahun atau lebih).

Leukemia Limfositik Akut


Lebih sering terjadi pada anak-anak. Penyebabnya belum diketahui secara pasti tetapi ada beberapa faktor yang kemungkinan menjadi faktor pendorongnya yakni faktor genetik dan faktor imunologik serta ketidaktahanan pada radiasi dan beberapa zat kimia.

Gejala yang timbul pada leukemia limfositik akut: Perdarahan seperti mimisan, perdarahan gusi, dan mudah mengalami memar. Adanya bintik merah dan cokelat tua, anemia, dan berat badan menurun.Badan terasa lemah disertai denyut jantung yang cepat. Sakit pada tulang atau lambung. Wajah pucat.

Leukemia Limfositik Kronis


Biasanya terjadi pada orang dewasa dengan usia antara 45-60 tahun. Ditandai dengan tidak terkontrolnya penyebaran limfosit yang kecil dan abnormal dalam jaringan limfoid, darah, dan sumsum tulang. Tipe leukemia ini merupakan tipe yang paling ringan dan perkembangannya lamban serta bersifat jinak. Faktor genetis memegang peranan penting dalam tipe ini.

Gejala yang timbul pada leukemia limfositik kronis: Anemia, selalu merasa lelah, dan demam. Pembesaran kelenjar getah bening. Sangat rentan terhadap infeksi. Penurunan berat badan. Tulang menjadi sakit. Pembengkakan pada hati dan limpa. Sesak nafas, jantung berdebar, dan perdarahan.

Leukemia Mielositik Akut


Leukemia tipe ini, disebabkan sel mielosit normal berkembang menjadi granulosit (sel darah putih yang mengandung granula) dan berubah menjadi ganas dan akan segera berinfiltrasi ke dalam jaringan tubuh, terutama sumsum tulang yang berperan penting dalam pembentukan sel darah normal. Akibatnya, sumsum tulang menjadi rusak dan kehilangan fungsinya dalam pembentukan sel darah normal.

Leukemia Mielositik Kronis


Leukemia tipe ini disebut juga leukemia granulositik kronis. Pada kondisi ini, granulosit (sel darah putih yang mengandung granula) mengalami pembelahan secara abnormal pada sumsum tulang dan di dalam jaringan tubuh. Pada fase kronis, terjadi peningkatan jumlah granulosit, anemia, berat badan menurun, demam, dan pembesaran limpa.


Penyebab Penyakit Leukimia

Sampai saat ini penyebab penyakit leukemia belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhi frekuensi terjadinya leukemia.

1. Radiasi. Hal ini ditunjang dengan beberapa laporan dari beberapa riset yang menangani kasus Leukemia bahwa Para pegawai radiologi lebih sering menderita leukemia, Penerita dengan radioterapi lebih sering menderita leukemia, Leukemia ditemukan pada korban hidup kejadian bom atom Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.


2. Leukemogenik. Beberapa zat kimia dilaporkan telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia inustri seperti insektisida, obat-obatan yang digunakan untuk kemoterapi.


3. Herediter. Penderita Down Syndrom memiliki insidensi leukemia akut 20 kali lebih besar dari orang normal.


4. Virus. Beberapa jenis virus dapat menyebabkan leukemia, seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.


Tanda dan Gejala Penyakit Leukemia



Gejala Leukemia yang ditimbulkan umumnya berbeda diantara penderita, namun demikian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Anemia. Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh).


2. Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).


3. Terserang Infeksi. Sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi. Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya. Akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.


4. Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.


5. Nyeri Perut. Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.


6. Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.


7. Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis.



Penanganan Penyakit Leukimia Dengan Cara Medis Kedokteran :


Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:

1. Chemotherapy/intrathecal medications

2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan

3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)

4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik

5. Transfusi sel darah merah atau platelet.

Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive.



XAMthone Plus adalah Salah Satu Obat Herbal Penyakit Kanker Darah ( Leukimia )


Manggis - Ratu Segala Buah - merupakan jenis  buah dalam negeri yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Antioksidan manggis terdapat pada kulitnya yang bernama Xanthone.  Kadarnya mencapai 123,97 mg/ml. Salah satu buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.



Khasiat Xanthone bukan hanya antioksidan, tetapi juga Anti Kanker, AntiVirus dan AntiBakteri.  Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.



Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati : Kulit manggis atau XAMthone membantu mengahncurkan semua penyakit dan salah satu manfaat kulit manggis adalah anti Kanker . Kulit manggis yang mengandung antioksidan super sangat membantu memperbaiki sel sel yang rusak akibat penyakit kanker di otak. XAMthone Plus membantu menghancurkan semua penyakit yang ada di tubuh begitu juga sakit kanker otak. XAmthone Plus Obat Herbal Kanker Darah ( Leukimia).

Journal of  pharmacology, mengatakan  bahwa salah satu fungsi dari XAMthone Plus adalah  efek anti kanker.

Selain banyak penelitian yang mendukung Obat Herbal kanker XAMthone Plus sudah banyak yang membuktikan mereka para penderita sankit kanker bisa terbebas tanpa harus operasi , disinar atau chemotherapy.


Khasiat XANTHONE bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XANTHONE dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.   Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Penanganan Sakit Kanker Darah dengan Obat Herbal XAMthone Plus

Minum XAMthone Plus 3 - 5  kali sehari @30 ml  (WAJIB)

Minum Madu Kunyit Putih 3 kali sehari @ 3 sendok makan

Minum MGL 2 capsule x 3 kali Sehari 



Hal ini cocok dengan komentar dr Dewata yang dimuat di majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."



1 komentar:

armouris mengatakan...

lagi info tentang leukimia di SIHAT SELALU - Sel Darah Putih Punca Leukimia

Posting Komentar